Ayam Bangkok merupakan salah satu jenis ayam aduan yang sangat digemari oleh para pecinta ayam aduan maupun juga para botoh ayam di Indonesia,. ayam aduan dikenal sangat kuat, dan siap bertarung hingga titik darah penghabisan untuk mempertahan wilayahnya,.

Namun walaupun demikian, bukan berarti ayam aduan ini kebal terhadap segala penyakit ayam aduan, banyak jenis jenis penyakit yang kerap menyerang ayam aduan yang satu ini,. jenis penyakit ini menjadi salah satu bukti setangguh apapun ayam aduan tetap saja jika tidak dirawat dengan baik akan mengalami penyakit,.

Nah pada kesempatan kali ini kami akan berbagi pengalaman kami tentang jenis jenis penyakit ayam aduan yang kerap menyerang ayam aduan,. inilah beberapa jenis jenis penyakit ayam aduan yang berhasil kami rangkum dari forum forum adu ayam terpercaya,. bagi kamu yang belum mengetahui jenis jenis penyakit ayam aduan, maka silahkan kamu simak ulasan yang kami berikan ini dengan baik baik,.

Jenis Penyakit Yang Sering Menyerang Ayam Bangkok Aduan

Jenis Penyakit Ayam Bangkok Dan Obatnya

  • Ngorok

=> Untuk penyakit yang satu ini disebabkan bakteri mycoplasma galisepticum dan biasa disebut chronic respiratory disease (CRD) / sinusitis. ngorok ini menyerang ayam pada usia 4 sampai 9 minggu dengan kontak langsung, air minum, pakan, dan telur terinfeksi.Gejala yang ada pada ayam yaitu nafsu makan menurun, kurus, lesu, buih pada mata, keluar cairan pada hidung, nafas berbunyi seperti ngorok. Untuk pengbatannya bisa dilakukan dengan pemberian Bacytracyn yang dilarutkan di air minum, baytrit 10% Peroral, Mycomas, Tetracolin secara oral,.

  • Gumoro

=> Untuk penyakit ini menyerang dan merusak sistem kekbalan tubuh ayam melalui virus genus Avibirnavirus. penyebaran penyakit ini melalui air minum, kontak langsung, pakan, peralatan dan udara yang tercemar. untuk penyakit ini secara tidak langsung menyebabkan kematian, namun menjangkit dalam tubuh hingga 3 bulan lamanya dan menyerang sistem imun ayam hingga berakhir kematian. gejala yang terjadi pada ayam yaitu nafsu makan berkurang, ayam lesu, mengantuk, gemetar, diare berlendir, keseimbangan menurun, iritasi pada dubur. Untuk pengobatan belum tersedia yang efektif, namun dapat digunakan vaksi nobilis, delvax gumboro, bursavac untuk pencegahan .

  • Cacingan

=> Penyakit ini bisa menyerang siapa saja tidak terkecuali juga dengan ayam aduan. cacing pita dan cacing gilig menyerang ayam ini dengan anak ayam yang paling rentan pada gilig dan yang dewasa untuk cacing pita. penyakit ini biasanya pada musim hujan karena suasana cukup lembab. pada cacingan, penyakit ini memiliki gejala nafsu makan berkurang, pertumbuhan melambat, ayam kurus, lemas, bulu kusam, kotoran encer sekaligus berdarah,.

Untuk pengobatannya, kamu bisa melakukan cara dengan pemberian obat cacing preparat piperazine yang bisa membunuh cacing sehingga memutus rantai penularan. disamping itu kamu bisa menggunakan obat lain seperti pipedon-x liquid (piperavaks), sulfaquinoxalin, sulfamezatin, sulfamerazi, fenbendazole atau leviamisole,.

  • Berak Kapur

=> Untuk penyakit yang menyerang ayam yang satu ini, disebabkan oleh bakteri Salmonella pullorum sehingga sering disebut penyakit pullorum. penyakit ini bertahan selama 1 tahun di tanah sehingga berarti selama itu pula ayam bisa terjangkit walau sudah sembuh. usia yang dapat diserangnya selama 1 sampai 10 hari dan ayam dewasa. angka kematian pada anak ayam sebesar 85%,.

Pengobatannya bisa dilakukan dengan menyuntikkan preparat sulfonamide atau antibiotik furozolidon, coccilin, neo terramycin, tetra atau mycomas di dada ayam yang berkhasiat mencegah kematian namun tidak pada infeksinya,.

  • Snot

=> Penyakit yang satu ini sering menyerang pada pergantian musim yang merupakan disebabkan oleh bakteri Haemophillus Gallinarum. penyakit ini sering ditemukan pada belahan bumi bagian tropis dengan menyerang anak ayam maupun yang dewasa. untuk snot ini, memiliki angka kematian 30% dan angka sakit 80 %. untuk snot ini bisa tersebar melalui air minum, ayam yang berpenyakit serupa, pakan, debu, udara, peralatan dn petugas kandang,.

Mengenai pengobatan bisa menggunakan preparat sulfat seperti sulfadimethoxine atau sulfathiazole maupun preparat enrofloksacyn (Enflox) atau bisa juga dengan preparat amphycillin dan colistin (Amphyvitacol). antibiotik yang bisa digunakan seperti ultramycin, imequil atau corivit ditambah pengobatan tradisional seperti susu bubuk / perasan tumbukan jahe, kunir, kencur dan lempuyang. Untuk ayam yang sudah cukup parah kondisinya bisa lngsung diberikan suntikan sulfamix,.

  • Tetelo

=> Penyakit ayam yang satu ini termasuk salah satu jenis penyakit ayam aduan yang paling mematikan dan juga paling ditakuti, disebabkan oleh virus Paramyxo. Tetelo atau Newcastle Disease disebut juga sampar ayam. penyebaran penyakit ini cukup cepat dan luas selama 3 sampai 4 hari melalui burung liar,.

Ciri ayam yang terkena yaitu terlihat lesu, nafsu makan berkurang, terlur menurun, gangguan saluran pernafasan, batuk, mulut berlendir, jengger dan kepala kebiru-biruan. mengenai penyembuhan, penyakit ini belum tersedia obatnya sehingga lebih baik lakukan tindakan pencegahan melalui vaksinasi ND dan bila ada gejala totela, bisa dilakukan karantiana maupun dibakar,.

Itulah Jenis Penyakit Ayam Bangkok Aduan yang kerap selalu menyerang para peternak ayam aduan di indonesia yang dapat kami sampaikan pada kesempatan kali ini,. semoga dengan adanya ulasan yang kami berikan ini dapat untuk membantu dan menambah wawasan kamu semua,. Jikalau didalam penulisan yang kami berikan ada yang tidak berkenaan dihati para bebotoh ayam aduan, kami mengucapkan permohonan maaf kami kepada kamu semua,. Terimah kasih dan sampai berjumpa lagi bersama kami pada artikel kami selanjutnya,.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve − 8 =